Indahnya malam pertama Kita

Indahnya malam pertama Kita

Suatu hal sebagai bahan renungan kita

Untuk merenungkan indahnya malam pertama

Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata

Justru malam pertama kita dengan sang maut

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

Hari itu mempelai sangat dimanjakan

mandipun harus dimandikan

Seluruh badan mempelai terbuka

Tak ada sehelai benang pun menutupinya

Tak ada sedikitpun rasa malu

Seluruh badan digosok dan dibersihkan

Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan

Bahkan lubang-lubang itu pun di tutup kaps putih

Itulah sosok kita sang mempelai

Itulah jasad kita pada saat nya

Setelah dimandikan

Kita pun akan dipakaikan gaun cantik berwarna putih

kain itu jarang orang memakainya

karena kaib itu bermerek sangat terkenal bernama kafan

Wewangian ditaburkan kebaju kita

Bahagian kepala, badan,dan kaki diikatkan

Tataplah Tataplah itulah wajah kita

Keranda pelaminan langsung disapkan

Pengantin bersanding sendirian

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetanga

Menuju istana keabadaian sebagai simbol asal usul

Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga

Serta rasa haru para handai taulan

Alunan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah dzikir

Akad nikah bacakan taklin

berwalikan liang lahat

Saksi-saksinya nisan-nisan yang telah tiba duluan

Siraman air mawar pengantar akhir kerinduan

dan akhirnya Tiba masa pengantin

Menungu dan ditinggal sendirian

Tuk mempertangungjawabkan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH

ditemani rayap-rayap dan cacing tanah

Di kamar bertilamkan tanah

dan ketika 7 langkah telah berlalu

Kitapun akan ditanyai oleh sang malaikat

Kita tak tahu apakah akan memperoleh nikmat kubur

Ataukah kita akan memperoleh siksa kubur

Kita tak tahu dan tak seorangpun yang tau

Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan

Padahal nikmat atau siksa yang akn kita terima

kita sungkan sekali meneteskan air mata

Seolah barang berharga yang sangat mahal

Dan dia kekasih itu Menetapkanmu ke syurga

Atau melemparkan dirimu ke neraka

Tentu nya kita berharap menjadi ahli syurga

Tapi Tapi sudah pantaskah sikap kita selama ini

Untuk disebut sebagai ahli syurga

Baca jika anda ada masa /waktu untuk ALLAH.

Bacalah hingga habis. Saya hampir membuang email ini namun saya telah

diberi anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.

ALLAH, bila saya membaca e-mail ini, saya pikir saya tidak ada waktu

untuk ini….

Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar bahwa pemikiran

semacam inilah yang …. Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di

dunia ini..

Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari Jum’at……

Mungkin malam JUM’AT?

Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?

Kita suka ALLAH pada masa kita sakit….

Dan sudah pasti waktu ada kematian…

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk ALLAH waktu

bekerja atau bermain? Karena… Kita merasakan diwaktu itu kita mampu

dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka… . ….

Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah

yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang telah DIA

berikan kepada kita.

DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita sebelum kita meminta.

ALLAH

Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku

IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.

TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna..

Susah vs Senang

Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?

Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah kita

segar kembali?

Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita bangga mem

“forward” kan email yang tak senonoh?

Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.

Solat adalah yang terbaik…. Tidak perlu bayaran , tetapi ganjaran

lumayan.

Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA

ALLAH

setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA ALLAH” TETAPI

SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also “believes” in ALLAH

).

Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email lawak yang

akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali., tetapi bila anda

mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10 kali untuk

berkongsi?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: